Tradisi Menarik dan Unik yang ada di Bali

735 views

tradisi menarik dan unik yang ada di baliBali tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tradisi menarik dan unik yang ada di Bali sangat memberikan peranan penting dalam perkembangan pariwisata pulau kecil ini. Ketika kita jalan-jalan di Bali pasti akan menemukan sesuatu hal yang tidak bisa kita jumpai di tempat lain. Sesajen yang terbuat dari daun janur dan dihiasi bunga, hampir ada disetiap tempat. Yahh.. itu baru sebagian kecil dari banyaknya tradisi yang ada di pulau dengan mayoritas penduduknya yang beragama hindu. Jika kita mau telusuri lebih jauh, banyak sekali hal-hal menarik yang bisa kita temui disini.

Tradisi menarik dan unik yang ada di Bali merupakan rangkaian dari kegiatan keagamaan yang wajib dilakukan oleh masyarakat setempat. Sehingga hal ini akan terus dilakukan oleh generasinya secara turun temurun. Secara umum upacara keagamaan di Bali, di bagi menjadi 5 bagian yang dikenal sebagai Panca Yadnya (panca artinya 5 dan yadnya adalah persembahan, jadi 5 jenis persembahan yaitu:

  • Dewa Yadnya : Persembahan yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa/ Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
  • Rsi Yadnya: Ini merupakan persembahan untuk penghormatan kepada para pendeta/Rsi yang kita yakini bisa memberikan kita bimbingan untuk menjalankan kehidupan yang lebih baik.
  • Pitra Yadnya: Salah satu persembahan yang dilakukan untuk para roh leluhur yang sudah mendahului kita.
  • Manusia Yadnya: Nah yang ini persembahan atau upacara adat dipruntukan untuk manusia. Inilah yang biasanya banyak melahirkan tradisi yang unik seperti: Upacara Potong Gigi, Ngaben, Tiga Bulanan dll.
  • Butha Yadnya: Persembahan yang dilakukan untuk para buta kala atau roh jahat, agar tidak menggagu aktivitas kehidupan kita.
Dalam pelaksanaan Panca Yadnya inilah yang akan melahirkan tradisi menarik dan unik yang ada di Bali, antara lain:
  1. Upacara Potong Gigi.
    Kedengarannya extrime “potong gigi” bukan berarti secara keseluruhan gigi kita di potong, tetapi hanya disimboliskan yaitu memotong gigi taring kita yang bertujuan menghilangkan sifat amarah dan rakus dalam diri manusia. Upacara ini biasanya dilakukan pada remaja yang sudah menginjak dewasa. Yang perempuan sudah melalui menstruasi dan yang laki-laki sudah melewati perubahan suara. Biasanya prosesi ini bisa disispkan pada saat ada upacara ngaben.
  2. Upacara Ngaben.
    Ini merupakan tradisi menarik dan unik yang ada di Bali, yang sudah sangat mendunia atau sudah banyak yang mengetahui tentang hal ini. Ini merupakan rangkaian terakhir dari Upacara Manusia yadnya. Tujuannya yaitu untuk mengembalikan ke asalnya lima unsur yang ada dalam tubuh manusia yaitu: Pertiwi (tanah), Apah (air), teja (api), bayu (udara) dan akasa (ruang kosong).
    Proses dari upacara ini yaitu berangkat dari rumah duka dengan sarana yang disebut dengan wadah/bade yang dibuat seperti pagoda, diarak beramai-ramai sampai di kuburan setempat. kemudia jenasah dipindahkan ke patung lembu yang dibuat dari kayu sebagai tempat pembakarannya. Dan rangkaian prosesinya masih banyak. Untuk lebih detailnya bisa di baca pada artikel kami Upacara Ngaben di Bali (klik disini)
  3. Hari Raya nyepi.
    Seperti namanya Nyepi yang sudah pasti artinya sepi. Upacara keagamaan yang dilakukan setiap tahun sekali (tahun caka) dan hanya di Bali. Tradisi satu-satunya yang bisa menghentikan semua aktivitas masyarakat di Bali selama 24 jam. Larangan yang tidak boleh dilakukan saat hari raya nyepi yaitu: amati karya (tidak bekerja), amati geni (tidak menyalakan api/lampu), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Dalam konsepnya jika kita maknai lebih dalam, kita disarankan untuk melakukan meditasi/renungan,  istilah Balinya yaitu Mulat Sarire/intropeksi diri, tentang apa yang sudah kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan kedepannya untuk hal yang lebih baik. Saat hari raya nyepi pulau Bali seolah pulau yang tidak berpenghuni, karena semua kativitas ditiadakan/dilarang. Tidak akan ada kendaraan dijalan, tidak ada lampu yang menyala di malam hari, tidak ada suara dari mesin maupun manusia, jadinya benar benar sepi.